Sabtu, 13 September 2014
Penantian Muslimah
"Wanita adalah tiang negara, apabila wanitanya baik, maka baiklah negara itu, tapi bila wanitanya buruk, maka buruk pulalah negara itu."
Muslimah, Anti telah terhijab oleh kerudung yang terurai dari atas kepalamu untuk menjaga keindahanmu. Hijabmu sungguh tebal setebal imanmu dalam menjaga keelokanmu. bagaimanapun Anti terlihat begitu anggun dengan hijab itu, maka jagalah hingga Allah subhanahu wata'ala mencintaimu.
Seorang wanita harus bisa menjaga diri dari apa yang akan dilewatinya dalam kehidupan ini, karena sebaik-baiknya wanita adalah wanita yang mampu menahan diri dari apa yang mencelakakan dirinya. karena wanita shalihah adalah mutiara berharga yang dihadiahkan untuk para laki-laki yang berkhlaq mulia'
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” ( Q.s An Nuur: 26)
Muslimah, penantian adalah sebuah ujian yang apabila di dalamnya terajut kesabaran akan berbuah keindahan yang dipenuhi keikhlasan. Seandainya hatimu mampu bersabar dalam sebuah penantian maka keindahan itu akan menghampirimu dengan keikhlasan.
Mutiara yang tersimpan itu akan memancarkan keindahannya namun sebaliknya mutiara yang tak tersimpan itu akan kusam. (My notice)
Muslimah, kunci dari segala ujian adalah kesabaran. Fase penantian adalah layaknya fase untuk senantiasa bersabar dalam keistiqomahan. Dengan itulah anti mampu bertahan dan berbaik sangka dari setiap jengkal kisah kehidupan. Berusaha untuk terus memperbaiki ketaqwaan diri untuk sang pencipta pada dasarnya adalah memperbaiki diri untuk seseorang yang anti idamankan.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Q.s Ar Ruum : 21)
Muslimah,
Jadilah seperti Khadijah yang dengan keikhlasannya mampu mendapatkan Rasulullah, dan jadilah seperti Fatimah Azzahrah yang dengan kesabarannya mampu mendapatkan Ali bin abi thalib.
Dalam setiap penantian wanita-wanita sholehah terdapat keindahan yang tersimpan di dalamnya, keindahan yang mampu memberikan kebaikan dalam kesabarannya dan dengan kesabarannya mampu menggoreskan tinta keikhlasan dalam jiwanya.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam berkata
"Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah" (HR Muslim)
Wanita shalihah adalah yang bisa menjaga aurat dan akhlaknya, menjaga lisan dari setiap perkataannya, mampu mejaga hati dari setiap keburukannya. InsyaAllah.
"...Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. Dan jangan pula mereka memperagakan kecantikannya.." (Q.S. An Nuur 31)
" Muslimah bersabarlah, Segala sesuatunya itu akan indah pada waktunya”[]
Jumat, 01 Agustus 2014
Puisi..
BAHASA LANGIT
Puisi Hanifah Nadya KartikaGumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagai air mata
Dan cerah mentari jadi wajah kita
Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu
Saksi kisah perjalananku denganmu
Saat perbedaan jadi keindahan
Langit pun berbahasa
Dan bersenandung ria
Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku
Oh Sahabat…
Langit pun berbahasa
Tanda bersuka cita
Sambut esok dimana kita kan slalu bersama
Selamanya…
Dan dengarlah, dengarlah slalu
Itulah semua tentang kita,
cerita bahasa langit…
Sabtu, 17 Mei 2014
CERPEN TERBARU
MENTARI
YANG TAKKAN PUPUS
Oleh : Fitriani Thamrin
Di suatu desa terpencil , hidup seorang anak perempuan
yang bernama Mentari , ia tinggal
bersama ibunya yang sudah tua dan lumpuh. mereka berasal dari keluarga yang
miskin. Mentari adalah seorang anak kecil yang luar biasa, karena pekerjaan orang dewasa dapat ia kerjakan , sejak kecil Mentari hidup
bersama Sang Ibu , karena ayahnya pergi merantau sampai sekarang kabar dari sang ayah
tak kunjung ada, sejak tahun lalu Ibunya
mengalami kecelakaan sehingga Mentari menjadi tulang punggung keluarga.
Mentari sehari-hari menghabiskan waktunya
untuk mencari nafkah dan merawat ibunya digubuk yang kumuh. Setiap hari,
Mentari harus bangun pagi membereskan kebutuhan Ibunya, sebelum berangkat kerja
mencari plastik-platik bekas untuk dijual. Untuk memandikan Ibunya, Mentari
harus mengangkat air dari sumur ke atas rumah. Demikian untuk membersihkan
kotoran sang Ibu karena sang Ibu hanya terbaring lemas diranjang .
Pada suatu pagi Sang Ibu tiba-tiba jatuh
sakit ,Mentari yang masih polos itu tak tahu apa yang harus ia lakukan,
terpaksa Mentari tidak pergi bekerja karena harus mengobati sang ibu, tapi apa
daya uang untuk makan saja tidak cukup apalagi untuk membeli obat untuk sang
Ibu. Sehingga Mentari harus pergi mencari bantuan ,Mentari pun mendatangi Rumah-rumah
tetangga sejak pagi hingga sore.
Sehingga ada seorang yang merupakan tetangga
Mentari mau Membelikan obat untuk Ibunya, Betapa bahagianya Mentari saat
itu,ternyata masih ada yangberbaik hati kepada Ibunya.
“Bu harus kuat !! Mentari tidak ingin melihat
Ibu sakit lagi” kata Mentari sambil menangis mengelus rambut sang Ibu , “maafkan
Ibu nak , Ibu hanya menjadi beban untukmu”kata sang Ibu dengan suarah pelan.
Mentari pun berlinang air mata langsung memeluk ibunya. Begitulah hari-hari
yang ditempuh Mentari untuk mempertahankan hidupnya dan sang Ibu, mereka hidup
dari belas kasihan tetangga disekeliling rumahnya.
Tiba-tiba sang Ayah datang, sejak sekian
lama pergi merantau meninggalkan ia dan Ibunya, dan Sang ayah kini sudah
menjadi orang yang sukses, dan do’a Mentari
kini terkabul, sang Ayah pun membawa Mentari dan Ibunya untuk pergi ke kota
untuk hidup bersama, ternyata Ayahnya
sudah membelikan rumah yang mewah untuk mereka tempati, dan Mentari kini bisa
bersekolah kembali dan bermain bersama teman-teman sebayanya di sekolah.
Sementara
sang Ibu menjalani pengobatan terapi dirumah sakit sehingga berangsur-angsur
sang ibu pun sembuh dan Mentari pun kini hidup bahagia bersama kelurganya,
meski bahagia mentari tetap menjadi anak yang rajin ,berbakti kepada orang tua
dan rajin beribadah.
Senin, 05 Mei 2014
Cinta Itu Ikhlas
cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..
cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau
"aku mencintaimu"
Dalam segala kurang dan lebihmu
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu
cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..
cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau
"aku mencintaimu"
Dalam segala kurang dan lebihmu
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu
Kamis, 03 April 2014
PUISI CINTA PEMIMPIN
Ya Muhammadku
Ya Muhammad...
Engkau sebagai penerang dunia
Kala gulita menjelma
Engkau datang sebagai Rahmah
Disaat Jahiliyah merambah
Ditengah kebodohan umat
Yang semakin mencuat
Hadirmu laksana sebatang lilin
Yang menerangi dinding-dinding kegelapan
Hingga terang menggantikan
Ya Muhammad
Engkaulah akhir dari segala Nabi
Yang mengajari kami ajaran suci
Lewat Kalam Illahi..
Selasa, 01 April 2014
BIJAK MENJALANI
Perasaan yang paling
berbahaya adalah iri, karena iri hati melahirkan kebencian dan kebencian akan
membunuhmu perlahan.
Tak peduli seperti apa hidupmu, kamu selalu punya
pilihan untuk melihat dari sisi baiknya atau sisi buruknya.
Hanya karena seseorang
terlihat kuat di hadapanmu, tak berarti dia bisa begitu kuat ketika tanpamu.
Jangan selalu katakan "masih ada waktu" atau
"nanti saja". Lakukan segera, gunakan waktumu dengan bijak.
Hidup terlalu singkat jika
hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali
saja cukup!
Hidup ini bukan hanya mencari yang terbaik, namun
lebih kepada menerima kenyataan bahwa kamu adalah kamu. Jadi dirimu sendiri.
Orang yang bijak adalah
yang tahu siapa yang harus dia percaya. Orang yang lebih bijak adalah dia yang
selalu bisa dipercaya.
Sadarilah, mengeluh tidak menyelesaikan apapun.
Mengeluh hanya akan menambah beban dihati. Berhentilah mengeluh, segera
bertindak!
Jangan jadikan kegagalan
kemarin sebagai penghambat hari ini. Semangat untuk membuat hari esok lebih
baik, melalui hari ini.
Perbuatan adalah cerminan isi hati. Jika hati dipenuhi
kebaikan, maka sikap dan tindakan akan baik, pun sebaliknya.
Langganan:
Postingan (Atom)
